BerandaINFO POLISIDampak Kimia Kebakaran Jepara Diselidiki Polda Jateng

Dampak Kimia Kebakaran Jepara Diselidiki Polda Jateng

JEPARA – JATENG  || jateng.journalistpolice.com –  Kebakaran melanda PT Chengqi Industrial Indonesia, pabrik produksi bahan busa di Desa Pringtulis, Kecamatan Nalumsari, Kabupaten Jepara, Sabtu (17/1/2027) sekitar pukul 10.30 WIB.

Di dalam pabrik tersimpan material plastik serta gas LPG aktif yang digunakan sebagai bahan bakar mesin produksi.

Saat kebakaran terjadi, kepulan asap hitam pekat membumbung tinggi dan menyelimuti area sekitar. Aroma gas juga tercium menyengat di lokasi kejadian.

BACA JUGA  Wadir Bimnas Polda Jateng Tutup Pelatihan Satpam Gada Pratama

Untuk mengantisipasi potensi dampak kimia, Polres Jepara menggandeng Polda Jawa Tengah melakukan penyelidikan lanjutan.

Kabag Ops Polres Jepara, Kompol Sutono, mengatakan Tim Detasemen Kimia, Biologi, dan Radioaktif (KBR) Pasukan Gegana Brimob Polda Jateng telah diterjunkan ke lokasi.

“Sebanyak 23 personel kami turunkan untuk menganalisis dampak kimia dari kebakaran. Hasilnya akan kami sampaikan setelah pemeriksaan selesai,” ujarnya di lokasi.

BACA JUGA  Ditlantas Polda Jateng Gelar Lomba Polisi Cilik

Polres Jepara juga mengerahkan satu unit water canon untuk membantu proses pemadaman bersama tim Pemadam Kebakaran Kabupaten Jepara.

“Water canon digunakan bolak-balik tiga kali untuk suplai air, meskipun tekanannya tidak sekuat mobil damkar,” jelas Sutono.

Sementara itu, Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Jepara, Edy Marwoto, menyebut total 13 unit kendaraan pemadam dikerahkan.

BACA JUGA  Strategi Polda Jateng Lewat Street Boxing Cari Atlet dan Redam Kekerasan

Armada berasal dari Mako 113, Bangsri, Kalinyamatan, BPBD, Polres Jepara, PT Djarum, DLH, PT ELS, dan PT Kota Jati.

“Kami menerima laporan pukul 10.38 WIB, tiba di lokasi pukul 10.58 WIB. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 14.00 WIB, dan pendinginan selesai pukul 15.45 WIB,” ungkap Edy.

Luas pabrik yang mencapai sekitar 1.600 meter persegi serta banyaknya material mudah terbakar menjadi kendala utama dalam proses pemadaman.

BACA JUGA  Kombes Arif Budiman Dipromosikan Jadi Wadir Tipideksus Bareskrim Polri

“Di dalam lokasi juga terdapat tangki LPG berisi sekitar 3.000 kilogram. Tangki langsung kami dinginkan untuk mencegah ledakan,” tambahnya.

Akibat kejadian tersebut, dua operator mesin mengalami luka bakar dan dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

Sementara itu, total kerugian akibat kebakaran masih dalam proses pendataan oleh pihak terkait.

Sumber: betanews.id

BACA JUGA  Presiden RI Anugerahkan Satyalancana Wira Karya kepada 3 Kapolres Polda Jateng

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Related News